Dokumentasi
Pelajari fungsi setiap bagian dan cara meninjau kualitas dokumen.
Memahami hasil PRD
PRD adalah catatan keputusan produk. Dokumen ini membantu pemilik ide, developer, dan coding agent membangun pemahaman yang sama sebelum implementasi dimulai.
Tujuan dan masalah
Bagian awal menjelaskan mengapa produk perlu dibuat, siapa yang membutuhkan, serta kondisi yang ingin diperbaiki. Gunakan bagian ini untuk memastikan solusi tidak kehilangan alasan utamanya.
User stories
User story menggambarkan kebutuhan dari sudut pandang pengguna. Bentuk umumnya:
Sebagai jenis pengguna, saya ingin melakukan sesuatu, agar mendapatkan hasil tertentu.
User story bukan daftar layar. Satu kebutuhan dapat melibatkan beberapa layar atau proses di belakang layar.
Functional requirements
Setiap functional requirement memiliki ID seperti FR-1, FR-2, dan seterusnya. ID tersebut memudahkan diskusi, pembuatan task, serta pengujian tanpa bergantung pada urutan paragraf.
Requirement yang baik menjelaskan perilaku yang dapat diperiksa. Contohnya, “sistem mengirim pengingat 24 jam sebelum jadwal” lebih jelas daripada “sistem memiliki fitur pengingat”.
Scope dan success metrics
Scope memisahkan hal yang perlu dibangun sekarang dari hal yang sengaja ditunda. Success metrics menjelaskan bagaimana produk dinilai berhasil setelah digunakan.
Periksa bagian Out of Scope dengan teliti. Mengurangi scope awal sering kali membuat produk lebih cepat diuji tanpa menghilangkan nilai utamanya.
Pemeriksaan kualitas
PRD Studio memeriksa keberadaan bagian wajib, jumlah requirement, user stories, User Flow, ERD, dan sintaks diagram. Status tervalidasi berarti struktur dokumen telah lolos pemeriksaan otomatis, bukan berarti seluruh keputusan bisnis pasti benar.
Setelah dokumen diedit manual, baca kembali diagram dan requirement yang berkaitan. Perubahan teks tidak selalu memperbarui diagram secara otomatis.