Dokumentasi
Berikan konteks yang konsisten sebelum coding agent mulai membangun.
Menggunakan PRD dengan coding agent
Coding agent bekerja lebih baik ketika tujuan, scope, perilaku sistem, dan batasan produk disampaikan dalam satu sumber yang konsisten. PRD membantu mencegah agent menebak keputusan produk sendiri.
Salin konteks yang sudah disiapkan
Pada halaman hasil, pilih Salin untuk coding agent. PRD Studio akan menambahkan instruksi singkat agar agent memperlakukan dokumen sebagai source of truth, tidak memperluas scope tanpa persetujuan, dan membuat rencana yang dapat diuji sebelum mulai mengubah kode.
Kamu juga dapat mengunduh file Markdown jika coding agent mendukung lampiran atau bekerja langsung di dalam repository.
Mulai dari review, bukan langsung coding
Gunakan urutan berikut:
- Berikan PRD kepada coding agent.
- Minta agent meninjau repository dan mencocokkannya dengan requirement.
- Jawab hanya pertanyaan yang benar-benar menghambat.
- Minta rencana implementasi yang menyebutkan urutan dan pengujian.
- Setujui scope sebelum perubahan kode dimulai.
Contoh instruksi lanjutan:
Tinjau PRD dan repository ini. Temukan perbedaan antara kondisi sekarang dan requirement.
Jangan mengubah kode dahulu. Buat rencana implementasi berurutan dan tandai pertanyaan
yang benar-benar menghambat pekerjaan.
Gunakan ID requirement
Rujuk requirement melalui ID seperti FR-3 saat meminta perubahan atau melakukan review. Cara ini lebih jelas daripada menyebut “fitur yang tadi” dan memudahkan pemeriksaan apakah seluruh scope sudah selesai.
Tetap lakukan pemeriksaan manusia
PRD bukan pengganti keputusan pemilik produk. Periksa asumsi, keamanan, akses data, biaya layanan, serta pengalaman pengguna sebelum menerima implementasi yang dibuat agent.