Dokumentasi
Kenali fungsi PRD Studio dan hasil yang akan kamu dapatkan.
Apa itu PRD Studio?
PRD Studio membantu mengubah ide aplikasi menjadi dokumen produk yang jelas, terstruktur, dan siap digunakan bersama tim maupun coding agent.

Apa yang dibuat PRD Studio
Setiap proses dimulai dari idemu sendiri. PRD Studio kemudian membantu menemukan informasi yang belum jelas, menyusun keputusan produk, dan menghasilkan dokumen yang lebih mudah dikerjakan.
Hasil utama yang kamu dapatkan:
- tujuan produk dan masalah yang ingin diselesaikan
- kebutuhan pengguna dan user stories
- functional requirements yang bernomor dan dapat diperiksa
- batas scope dan ukuran keberhasilan
- User Flow untuk memperlihatkan perjalanan pengguna
- ERD untuk memperlihatkan hubungan data utama.
Cara tercepat untuk memulai
- Tulis ide aplikasi dengan bahasa sehari-hari.
- Jawab pertanyaan klarifikasi berdasarkan keputusan yang sudah kamu ketahui.
- Periksa PRD, User Flow, dan ERD yang dihasilkan.
- Edit bagian yang perlu disesuaikan.
- Unduh dokumen atau salin sebagai konteks untuk coding agent.
Kamu tidak perlu memahami istilah teknis sebelum memulai. Jelaskan siapa penggunanya, masalah yang mereka alami, dan hasil yang ingin dicapai.
Contoh ide
“Saya ingin membuat aplikasi booking studio foto agar pelanggan dapat melihat jadwal kosong, memilih paket, membayar uang muka, dan menerima pengingat sebelum sesi.”
Ide tersebut sudah memberikan empat konteks penting: siapa penggunanya, apa yang ingin dilakukan, alur utama, dan hasil yang diharapkan.
Apa yang perlu disiapkan
Kamu cukup menyiapkan gambaran pengguna, masalah utama, dan fitur yang paling penting. Hindari memasukkan password, API key, data pribadi sensitif, atau informasi perusahaan yang bersifat rahasia.